03 Juli 2020

30 April 2019, PT Smartpro Solusi Asia menghadiri kegiatan FGD yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Grand Whiz Poins Square, Jakarta. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapusdatik BSSN beserta jajarannya. Selain Kapusdatik BSSN,  hadir juga di sana semua perwakilan unit kerja yang ada di BSSN. Sedangkan di pihak PT Smartpro Solusi Asia, kegiatan tersebut dihadiri oleh semua anggota proyek – dan juga sejumlah pimpinan perusahaan.

Topik pembahasaan FGD kali ini adalah pemaparan hasil Assessment Tata Kelola TI di BSSN dengan pendekatan framework COBIT 4.1. Penggunaan COBIT dalam mendukung Tata Kelola TI di organisasi, dapat membantu mendefinisikan apa yang harus dilakukan, serta menjelaskan secara lebih detil bagaimana hal tersebut dikerjakan. Di dalam COBIT terdapat model kematangan (maturity models), untuk mengontrol proses-proses TI dengan menggunakan metode penilaian (scoring).

Agar implementasi Tata Kelola TI berlangsung efektif, organisasi perlu menilai sejauh mana Tata Kelola TI saat ini berlangsung dan mengidentifikasi peningkatan yang dapat dilakukan. Selain itu, Tata Kelola TI dapat digunakan untuk mengendalikan risiko yang mungkin terjadi, dan memastikan segala bentuk sumber daya dapat digunakan dengan baik. Pihak manajemen harus dapat menyelaraskan TI dengan organisasi bisnis.

Contact Us